Hukum Islam Menggunakan Masker Sperma
Photo by John Tekeridis from Pexels

Hukum Islam Menggunakan Masker Sperma

Posted on

Hukum Islam Menggunakan Masker Sperma Menurut Kebanyakan Para Ulama Hukum Dasar Air Mani atau Sperma adalah Suci, dan ada juga sebagian ulama lainnya yang menyebutkan jika Sperma itu Najis. Tetapi untuk Dalil yang lebih kuat adalah yang menyatakan bahwa Air Mani Sperma itu adalah Suci. Jadi Hukum Islam Menggunakan Masker Sperma adalah Boleh.

Tetapi dilihat lagi dari segi Kesehatan Menggunakan Sperma sebagai Masker lebih banyak Mudharatnya daripada manfaatnya.

Seperti admin kutip dalam Konsultasi Syariah dalilnya bahwa Air Mani atau Sperma itu Suci adalah seperti dalam riwayat Imam Muslim diriwayatkan bahwa Aisyah radhiyallahu ‘anha

وَلَقَدْ رَأَيْتُنِى أَفْرُكُهُ مِنْ ثَوْبِ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فَرْكًا فَيُصَلِّى فِيهِ

Artinya: “ٍSungguh aku dahulu menggosoknya (mengeriknya) dari baju Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian beliau shalat dengannya.” (HR. Muslim)

Berdasarkan Riwayat itu diketahui Jika Sperma atau Air mani itu Najis maka cara mensucikannya tidak cukup hanya dengan menggosoknya, tetapi harus dibersihkan semuanya dengan air.

Masih berdasarkan Hadist diatas juga jika ada pertanyaan apakah air mani najis untuk sholat maka jawabannya adalah TIDAK. Tetapi ada baiknya menggunakan pakaian yang benar benar bersih jika masih memiliki pakaian lainnya.

Kandungan Sperma dan Manfaatnya

Dalam Sperma sendiri sebenarnya memiliki kandungan 200 lebih jenis Protein yang berbeda. Dimana cairan semen dalam sperma mengandung Protein 5040 mg per 100 ml.

Baca Juga:  Manfaat Air Mani Untuk Kecantikan

Sedangkan dalam Sperma Juga Mengandung zinc sebesar 3% dari angka kebutuhan harian yang diijinkan, dimana kebutuhan setiap orang berbeda.

Zinc memiliki banyak manfaat untuk perawatan kulit. Seperti Efek anti-inflamasi pada jerawat banyak dipelajari, serta perbaikan sel dan kemampuan produksi kolagennya.

Dengan Ini sudah membuat beberapa orang percaya jika Air Mani bisa membantu mengurangi tanda-tanda penuaan.

Tetapi, hasil terbaik dihasilkan Zinc adalah ketika mengonsumsi Zinc secara oral bersamaan dengan mengaplikasikannya langsung ke kulit.

Anda bisa mengonsumsi suplemen berbasis Zinc ini, tetapi menambahkan lebih banyak ke dalam makanan Anda melalui kacang, susu, dan biji-bijian utuh mungkin lebih bermanfaat.

Dampak Negatif Penggunaan Sperma Untuk Masker

Secara Ilmiah Manfaat Sperma untuk Kecantikan Kulit belum bisa di buktikan secara ilmiah dan medis. Kecuali dalam Sebuah Jurnal Nature Cell Biology yang diterbitkan pada 2009 lalu.

Dalam Jurnal itupun Spermidine yang merupakan turunan dari Spermine yang terkandung dalam Sperma di suntikkan ke dalam kulit bukan digunakan di permukaan kulit.

Dimana Spermine memiliki potensi untuk memperlambat proses Penuaan pada Kulit. Sedangkan untuk Penggunaan sebagai Masker belum teruji secara klinis dan Ilmiah yang mendalam.

Kesimpulan

Jadi Kesimpulannya Jika Hukum Dasar Air Mani atau Sperma itu Suci menurut Sebagian Ulama. Tetapi dari Segi Kesehatannya Sendiri Sperma lebih banyak Mudharatnya Jika digunakan Sebagai Masker Wajah.

Baca Juga:  Masker Wajah Dengan Putih Telur

Seperti banyak diketahui bahwa salah satu yang bisa menjadi perantara untuk penyakit menular seksual (PMS) adalah melalui cairan diantaranya melalui air mani atau sperma selain melalui liur.

Nah itu tadi Sedikit Ulasan mengenai Bagaimana Hukum Islam Menggunakan Masker Sperma. Ada baiknya kita menimbang terlebih dahulu baik buruknya dari segala aspek.

Sumber:

Wallahu A’lam